Kibarkan Bendera Palestina Ketua Harian DPD GRIP NTT Serukan Jaga Keharmonisan dan kerukunan

 

Ketua Harian DPD GRIP Jaya NTT, Zeyto Ratuarat, S.H. 


INDONESIA PEMBAHARUAN, KOTA KUPANG - Polemik yang saat ini  menjadi perhatian masyarakat kota Kupang  terkait pengibaran bendera Palestina dalam Pawai Takbiran Lebaran 2025 di Kota Kupang menuai perdebatan di media sosial. 


Dalam menanggapi hal tersebut,Ketua Umum Harian   DPD  GRIP  Jaya  NTT, Zeyto Ratuarat  SH  memberi pernyataan guna meredam ketegangan  yang akan menimbulkan hal - hal yang tidak di inginkan di kalangan masyarakat guna  menjaga kerukunan.


Zeyto  menegaskan bahwa Nusa Tenggara Timur  yang  di kenal sebagai Provinsi  toleransi   antar umat beragama dan  Provinsi paling harmonis di Indonesia jangan terpengaruh dengan apa yang terjadi  saat pawai Takbiran Lebaran  pada tanggal 30 Maret  malam 2025 .




 Di sampaikan Ketua  DPD Harian GRIP JAYA NTT Zeyto Ratuarat bahwa  untuk menghindari polemik  yang  akan timbul   kita minta  klarifikasi panitia Pawai Lebaran 2025  guna menghindari  hal- hal yang tidak di inginkan .


"  Saya selaku ketua harian GRIP NTT   meminta pihak panitia memberi pernyataan sikap terkait pengibaran bendera Palestina  yang di lakukan sekelompok orang pada saat di lakukan pawai  lebaran merayakan  Idul Fitri 2025 .  Penjelasan itu sangat penting bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk meluruskan persoalan 

 guna mengantisipasi gejolak yang sewaktu - waktu bisa timbul  dan tentunya akan merugikan masyarakat",ujar Zeyto .


Di tambahkannya lagi bahwa Provinsi NTT  dengan Tradisi hidup berdampingan dan gotong royong  yang telah menjadi budaya masyarakat sejak dahulu  harusnya  dijaga .

Oleh karena itu sebagai ketua harian DPD GRIP NTT  Zeyto mengajak semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh situasi.


" Saya berharap kita semua untuk mengikuti aturan yang ada ,kita serahkan semuanya kepada pihak yang berwenang untuk menyelesaikan  permasalahan yang menjadi perhatian masyarakat kota  terkait Takbir  lebaran  tanggal 31 Maret 2025 ,dimana sekelompok orang mengibarkan  bendera Palestina .

.kita jaga kota Kupang untuk tetap kondusif.Masyarakat juga harus selalu waspada dengan isu - isu yang bisa menimbulkan perpecahan .Mari kita jaga kerukunan beragama   yang sudah terjalin  indah ",Ujar Zeyto menutup pembicaraannya .(Novie)