Dukung MBG Garwo Prabu Sukses Gelar Pelatihan Nuget Bahan Ikan


INDONESIA PEMBAHARUAN, KOTA KUPANG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan menciptakan SDM yang unggul serta bertujuan mengurangi angka  stunting di Indonesia khususnya NTT sehingga dalam rangka menyukseskan MBG  para relawan  NTT  yang tergabung dalam   yayasan Prabu Center 08   NTT, yang di ketuai oleh Zetyo R Ratuarat yang membawahi  lima organisasi  DPW Pelita Prabu ,Pilar Prabu, Garwo Prabu ,Paduka Prabu dan  Ratu  Prabu   menggelar  pelatihan mengolah makanan yang bergizi  seperti NuGet yang  terbuat dari ikan Tuna  pada hari Rabu 26 - 2025 di dapur umum Pilar Prabu ,Transmart Kupang .


Untuk di ketahui bahwa NTT terkenal dengan hasil  ikan yang berlimpah  dan memiliki hasil bumi    yang bisa di kelola  untuk menunjang program MBG seperti sayur kelor  .


Dalam kesempatan itu ketua yayasan Prabu  Center 08  NTT  Zeyto R Ratuarat  memberi apresiasi dan dukungan berupa  kontribusi   bahan-bahan pelatihan  kepada lima organ prabu  yang berada di provinsi NTT   dengan  dilakukannya pelatihan pengolahan makanan bergizi yang akan  di lakukan oleh masing masing pengurus Prabu ,yakni Pelita Prabu,Pilar Prabu,Garwo Prabu ,  Paduka Prabu serta Ratu Prabu .


Dalam kesempatan itu Zeyto mengungkapkan bahwa pelatihan yang di lakukan merupakan  suatu terobosan yang baik bagi terlaksananya   program makan bergizi gratis untuk mengurangi  stunting di  NTT .


"Saya selaku ketua  yayasan Prabu Center 08 NTT  bersama lima organ yang ada  mengucapkan terima kasih yayasan prabu center 08 pusat selaku pembina bapak Abetnego Panjaitan SH,ketua yayasan Carline Kereh dan sekertaris jenderal Hehwy Bilistolen SPd  yang sudah mendukung semua kegiatan yang di lakukan  prabu center 08 NTT dan Garwo Prabu NTT dalam  melakukan  berbagai kegiatan dalam pengolahan makanan bergizi dengan  memanfaatkan potensi yang ada seperti ikan ,sayuran dan juga bersama para UMKM yang ada   sehingga  dengan adanya program MBG  ekonomi para UMKM juga bisa meningkat",ujar Zeyto  yang turut hadir melihat organ Garwo Prabu  NTT melakukan pelatihan  pengolahan ikan tuna menjadi NuGet .



Ketua DPW Pilar Prabu Daud W Nenotek.dan ketua Pelita Prabu NTT ,Lusius Y. L. Leba, ST


Sementara ketua DPW Pilar NTT  Daud W Nenotek  menyampaikan bahwa Program MBG hadir untuk memastikan para  pelajar baik dari tingkat Sekolah dasar hingga sekolah menengah atas  mendapatkan makanan sehat dan bergizi untuk generasi yang lebih kuat, . Dukungan semua pihak penting agar program ini terus berjalan sehingga  dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi bagi para   pelaku usaha  seperti UMKM   dan  menciptakan Indonesia lebih sejahtera khususnya di  NTT .


 "Pentingnya program MBG untuk  anak - anak  dengan tujuan   menciptakan generasi yang tumbuh optimal,Sehat  dan mengurangi angka stunting ",tegas Daud.


Ketika di singgung terkait maraknya   anak - anak  yang keracunan akibat MBG,Daud menyikapinya dengan tenang 

“ Kita akan terus belajar dari yang sudah terjadi  Kami sebagai organ yang bernaung di bawah Prabowo Center 08 terus melakukan  survei dan berbagai kegiatan untuk menunjang  program MBG dengan menggelar berbagai pelatihan pengelolaan  makanan  yang bernilai gizi seperti saat ini dimana ,dari organ Darwo Prabu melakukan pelatihan dengan membuat NuGet ikan tuna dan sayur ,hal ini akan kami lakukan lagi untuk pembuatan lauk    yang berasal dari ikan  dan sayuran .Dan dengan adanya MBG  para UMKM  dapat terbantu perekonomian mereka ,keberhasilan program MBG dan Program ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian melalui pemanfaatan bahan baku lokal ",tutup Daud .


 Di tempat yang sama ketua DPW Lusius Y. L. Leba, ST  mengungkapkan bahwa peluang  yang di peroleh oleh ke lima Organ  Prabowo Center  08 NTT  merupakan kesempatan yang harus di manfaatkan sebaik mungkin ,


" Kita sebagai organ terpilih dalam mengelola program makan bergizi    harus bekerja  sesuai dengan ketentuan kesehatan  yang berlaku dan di  tetapkan oleh BGN ( Badan Gizi Nasional ). Tidak mudah bagi kami  jika berjalan sendiri  karena untuk memenuhi ketentuan  kesehatan kita harus menerapkan  pengelolaan makanan secara baik dan  benar  serta  bernilai gizi sehingga apa yang di harapkan dengan program Makan bergizi gratis  berjalan    guna mengurangi angka stunting yang cukup tinggi di indonesia khususnya  NTT ",ujar Lisius .

 

Sementara ketua DPW Garwo Prabu ,shintia Pella mengungkapkan rasa syukur dengan terlaksananya kegiatan pelatihan  pembuatan NuGet  dari ikan tuna dan sayuran.

"Saya minta terima kasih atas dukungan dan support dari ketua Prabu Center 08  NTT Zeyto Ratuarat  atas dukungan dan support  bantuan berupa bahan - bahan olahan yang semua dananya berasal dari ketua Prabu Center Zeyto Ratuarat . Kami berharap agar pelatihan yang nanti nya akan di gelar  berupa pembuatan  ikan pindang  akan terus di dukung ,kami dari organ Garwo Prabu yang berjumlah  55 anggota yang semuanya adalah perempuan  akan terus berupa memberikan yang terbaik untuk berlangsung nya program makan gratis yang di canangkan oleh presiden Prabowo Subianto ,dan kami siap bekerja dengan keras sehingga tidak menimbulkan hal - hal yang tidak di inginkan dalam pelaksanaan program makan gratis  ",tutup Shintia .


Untuk di ketahui bahwa angka  stunting Indonesia masih tergolong tinggi sekitar  21,6 persen, dan harus turun menjadi 14 persen.(Novie)